Panggilan Sayang Bahasa Jawa yang Adem di Dengar

Panggilan Sayang Bahasa Jawa – Panggilan sayang bisa diartikan sebagai pengganti nama yang mana di dalam nama ada doa dan kebaikan ketika diucapkan. Itulah mengapa sebuah panggilan haruslah memiliki nilai yang baik. Hal ini juga berlaku dengan penggunaan nama panggilan sayang bahasa jawa yang memiliki arti baik. Keputusan untuk menggunakan panggilan sayang bahasa jawa untuk pasangan sebenarnya bukan tanpa alasan. Pasalnya penggunaan ini justru memiliki makna dan artian yang sangat baik ketika diucapkan. Misalnya panggilan sayang buk ne dan pak ne, ini adalah salah satu panggilan sayang yang digunakan di Jawa.

Manfaat panggilan sayang bahasa jawa

Manfaat panggilan sayang bahasa jawa

 

Sebenarnya panggilan sayang sendiri tidak dipungkiri sebagai salah satu penggunaan untuk mendekatkan anda pada pasangan. Panggilan sayang juga sebenarnya bisa membuat hubungan menjadi semakin romantis dari waktu ke waktu. Itulah mengapa anda tidak boleh asal dalam menggunakan panggilan sayang untuk pasangan anda. Mungkin panggilan sayang ini bisa saja diucapkan, hanya saja penerimaan dan kenyaman jiwa ketika mendengarkannya tidak bisa berdusta.

Karena sangat penting di dalam sebuah hubungan membangun hal yang romantis, kompak, saling menukung menyayangi dan tumbuh bersama. Sehingga panggilan sayang menjadi salah satu senjata untuk tali kedekatan dan juga keintiman sehingga keharmonisan dalam hubungan juga makin terjaga.

Jika anda belum berhasil menggunakan panggilan sayang bahasa jawa, tidak perlu memaksa kehendak. Karena pasalnya semua bisa mengalir seiring dengan waktu.

Panggilan Sayang Bahasa Jawa Untuk Pasangan

 

Panggilan Sayang Bahasa Jawa Untuk Pasangan

Di dalam bahasa jawa panggilan sayang dalam bahasa jawa untuk pasangan suami istri sangat umum digunakan. Cara ini menjadi pilihan untuk pasangan suami istri mengungkapkan perasaannya. Biasanya panggilan sayang yang sering digunakan suami kepada istrinya adalah “dek” sedangkan panggilan istri kepada suaminya adalah “mas”. Kedua kata ini memang paling sering digunakan untuk pasangan suami istri di dalam sebuah hubungan.

Kedua panggilan ini memang paling banyak digunakan di semua pulau jawa. Selain dek dan mas, ada juga beberapa panggilan sayang bahasa jawa yang sudah mengalami modifikasi. Misalnya adalah panggilan sayang untuk istri ke suami dengan sebutan “kangmas” atau suami ke istri dengan panggilan “adinda”. Masing – masing tentu saja memiliki makna yang terbaik untuk masing – masingnya. Harapan dan doa tetap saja ada di dalamnya.

Beberapa keturunan jawa bahkan ada yang memodifikasi panggilan istri ke suami menjadi “masnya” dan suami ke istri menjadi “mbaknya”. Sebenarnya tak ada patokan penggunaan panggilan sayang  bahasa jawa namun secara umum beberapa suami sering memanggil istrinya “bojo” artinya pasangan. Ini biasanya dianggap panggilan paling nyaman digunakan oleh pasangan jawa karena mengarah ke bahasa jawa. Umumnya kata bojo digunakan untuk keduanya saat menyebutkan pasangan mereka pada orang lainnya.

Panggilan Sayang Bahasa Jawa yang Adem di Dengar

Tinggalkan komentar